Hello semuaaaaaa ..
I think I will get back to spare some of my time watching movies, reading books, and playing games. Although I have to admit that I spent most of the time playing games hahhaa candy crush hahahhaa agak game aholic mmg saya huhuuu dan mungkin akan sy share beberapa film atau buku yang menarik, hmm let's see wkwkwk
Anywayy, kali ini, sy mau cerita sedikit tentang salah satu serial drama judulnya adalah This Is Us. Ini adalah drama keluarga Amerika Serikat yang menjadi salah satu favorit saya sejauh ini karena ceritanya yang cukup relate dengan pengalaman saya pribadi. Saat menonton film ini, saya jadi sadar kalau ternyata sebuah film itu menjadi bagus kalau kita relate atau punya pengalaman emosional yang mirip dengan cerita tersebut. Nah, sharing dikit, saya nonton ini di AmazonPrimeVideo kebetulan karena langganan Amazon juga. Awalnya saya tidak tertarik nonton ini karena sudah sampai season 5 yang berarti harus saya kejar dari season 1 hahahaa, tapi karena sering muncul di home page jadi sy tertarik dengan judulnya. Karena menurut saya seperti nya ada sesuatu dalam film ini sampai judulnya adalah this is us, seolah-olah kayak mau nunjukin kalau iniloh kita hahaaa daaan akhirnya memang filmnya bagus pemirsaaaah, emosional sekali huhuhuu banyak juga pelajaran yang bisa saya dapat dari film ini wkwkkw
Saya cerita dikit sinopsisnya ya hahahaa
Jadi, ini cerita tentang Pearson's family, sebuah keluarga berkulit putih di USA tepatnya di Pittsborough, sepasang suami istri yang memiliki 3 orang anak kembar alias triplets. Konflik utamanya di sini bermula ketika istrinya hamil kembar 3, tetapi ternyata salah satu anak mereka tidak dapat lahir dengan selamat. Akan tetapi, di hari yang sama ada seorang bayi berkulit hitam yang ditemukan di kantor pemadam kebakaran lalu dibawa ke rumah sakit yang sama di tempat sang istri itu melahirkan. Singkat cerita, pasangan suami istri ini akhirnya mengadopsi bayi berkulit hitam itu sehingga mereka tetap pulang dari rumah sakit membawa 3 orang anak kembar.
Secara umum, tidak ada konflik khusus misalnya ada pembunuhan yang mau dipecahkan, tidak ada. Jadi hanya konflik keseharian layaknya kita hidup sehari-sehari. Konflik keluarga, tentang perbedaan ras, trust issue, diskriminasi, mental health, body shaming, gender issue, ya cukup banyak konflik2 yang diangkat. Alurnya juga menarik. Saya sendiri belum pernah nonton drama yang alur nya maju mundur. Tapi, bukan hanya itu yang menariknya adalah bagaimana si pembuat film ini bisa menceritakan alur maju dan mundur dengan menarik satu benang merah atau momentum atau peristiwa yang sama yang terjadi di masa sekarang dan masa lalu. Jadi, overall ceritanya ini totalnya ada 4 generasi bahkan bisa lebih di beberapa episode, karena plot ceritanya itu saat sekarang ini 2021, 40 tahun yang lalu yaitu saat bayi kembar 3 ini lahir, dan saat pasangan suami istri ini masih muda. Jadi ada beberapa latar belakang waktu yang berbeda. Tapi ceritanya sungguh menarik. Sekarang saya lagi menunggu season 6 yang katanya akan tayang tahun depan yang juga menjadi season finaleeee, wowowowowwww hahahaa *overexcited sayaaa
Tapi secara keseluruhan banyak pelajaran dan refleksi yang bisa saya petik dari film ini sih. Dan mungkin untuk postingan berikutnya saya akan menceritakan beberapa tokoh utama dalam film ini, yang pasti adalah pasangan suami istri Jack dan Rebecca, serta ketiga anak mereka yaitu Kevin, Kate dan Randall. Kalau sempat mungkin tokoh lain juga akan saya ceritakan wkkwkww
Intinya filmnya seru sekali, a very heart-warming film, silahkan teman-teman nonton kalau berminat. Kayaknya sih ada juga di channel NBC.
Segini dulu untuk kali ini, takut kepanjangan, tapi postingan berikutnya saya akan cerita tentang Jack, sang ayah. Postingan ini hanya untuk saya sharing-sharing saja hahahaha mumpung ada waktu luang.
Btw, sehat-sehat ya teman-teman semua, stay safe!
Sampai ketemu di [empat puluh lima]
Cheers,
Em 🙆
No comments:
Post a Comment