Come in!
Sunday, 31 May 2026
[seratus empat belas] Vesakh Reflection
Saturday, 30 May 2026
[seratus tiga belas] sakit pinggang
Sakitnya di pinggang, kata dokternya sciatica, itu berjuta rasanya wkwkkw
Kalo sakit emang pusing yaa, apalagi klo sakit fisik kyk powerless bettt khususnya untuk orang-orang yang merantau, yang tinggal sendiri, atau mobilisasi aktif pasti berasa susaaah sekalii.
Kalau tidak sakit pinggang, tidak akan ngeh kalo naik tangga itu betul-betul ditopang sama otot pinggul, otot bokong, sama otot paha. Sesederhana naik tangga yang bocil 2 tahun bisa lakukan.
Kalau tidak sakit pinggang, gak ngeh klo aktivitas duduk berdiri jalan itu tidak "semudah" itu, padahal kalau sehari-hari itu pasti sepele sekali
Kalau tidak sakit pinggang, gak ngeh klo tidur bolak balik susah karena pinggangnya gak bisa diangkat wkkkwkwk luar biasa hahahhaa
Ya begitulah yaa, memang priviles orang sakit itu menghargai kesehatan dan banyak-banyak bersyukur wkkwkwkw
Jadi ya jalani saja dan tetap berusaha cepat sembuh hehhee udumsss
Seperti kata Sang Buddha, yang meskipun sy ga bilang kata Sang Buddha, orang-orang pasti setuju
ΔrogyaparamΔ lΔbhΔ
Kesehatan adalah keuntungan terbesar
Begitu saja lah ya cuap-cuapnya
Salam olahraga dan salam sehat
Sampai ketemu di [seratus empat belas]
Cheers,
Em π
Monday, 4 May 2026
[seratus dua belas] continuing the tradition
welkam welkam welkam to the new step plus one heheee
seperti judulnya just continuing the tradition of writing a post on my birthday, just try to do some small reflections and see what I can do
Satu hal yang saya kurang senangi tentang ulang tahun adalah ketika ulang tahun saya jatohnya di hari kerja wkwkkw entah kenapa kyk males aja, lebih senang kalau ulang tahunnya ituu di weekend atau hari libur. Ini adalah ulang tahun ke-5 yg saya rayakan sejak saya bekerja, dan ini kedua kalinya ulang tahun saya jatuh di hari kerja. Kepengenannya kalau cutinya udah banyakk mau cuti saja pas ulang tahun haahhaaa entah kenapa ya, cuma kyk betapa bahagianya klo pas ulang tahun kita bisa menghabiskan waktu tanpa memikirkan pekerjaan sementara waktu, bisa melakukan apapun yang kita mau. Tahun ini ulang tahun saya hari Senin, berarti harus nunggu 4 tahun lagi baru bisa ketemu weekend wkwkwk
Karena hari ini hari kerja dan tentunya saya masuk kerja (sebagai warga misqueen cuti), jadi saya menjalani hari ini seperti hari yang normal pada umumnya. Bangun pagi, siap-siap, ke kantor, buka laptop, bekerja, diskusi, urus ini dan itu, pulang kantor, mandi, cuci baju, buka laptop, beresin kamar wkkwwkw ya di sela-sela itu ada nerima ucapan dan paket dari kawan-kawan. Tapi, rasanya lucu juga ya, mungkin begini ya kehidupan orang dewasa (yoi udah tiga puluh satu ges) wkkwkww life must go on, tetap kerja dan tetap melanjutkan hidup.
Personally, I do make my birthday a special day, not externally, but internally. I often take the time to contemplate or reflect, and take that moment to do things that I'd love to. Tahun ini rasanya tetap spesial tapi agak sedikit beda hahaaa kalau tahun-tahun sebelumnya, karena weekend, jadi bisa bangun lebih siang, merenung, kumpul sama teman-teman, makan, dll. Kali ini lebih "normal" but it's still good tho, berasa banget jadi dewasanya, toami rammang hahahhaa no candle, no songs, no photos, tenang masih ada makanan enak hahahaa still grateful for reaching this point, dengan segala kekurangan dan kelebihannya.
Oh iya, dapat banyak kado nih tahun ini, dari orang lain yang dikenal maupun tidak dikenal, dan dari diri sendiri
Yang paling gong adalah dompet yang hilang bisa kembali wkkkww betul-betul karma baik berbuah di waktu yang tepat, setelah sempat sakit kepala mikir urus-urus kartu yang hilang, sempat mikir apes bener jelang ulang tahunn, tapiiii syukur alhamdulillah bisa balik, mepet hari ultah pulak, terima kasih orang baikkk wkkwkw
Terus, sempat ikut retreat meditasi juga, jadi so so beyond grateful, ada kesempatan melatih diri, meskipun masih awut-awutan ya meditasinya tapi semoga tetap semangat hahahaa semoga bisa konsisten lagi berlatih sehari-hari
Kado dari keluarga, kerabat, teman-teman tentunya spesial semuanya yaaa makasih teman-teman saya yang tidak pernah absen setiap tahunnya, semuanya means a lot
Apalagi yaaaa
Hm wishesnya akan selalu sama sih, semoga jadi lebih baik terus, semakin bajik, semakin bijaksana, semakin sabar, semakin sadar, semakin sehat, semangat terusss, keep going in this middle path, you'll see bright there
Dan seperti kata Bernadya dalam lagunya kita buat menyenangkan (baru hari ini saya merasa lagu ini bagus hahahaa), because the time is priceless and unpredictable, mari kita buat menyenangkan :)
Happy birthday to me, the path ahead is still unknown, but let's make ourselves ready
Makk anakmu hari ini ulang tahun heheee
Sampai ketemu di seratus tiga belas.
Cheers,
Em π
Monday, 13 April 2026
[seratus sebelas] it's this self
Saturday, 11 April 2026
[seratus sepuluh] we're running in a sliced timeline of life
Hello, again, everyonee
So actually, judul ini sudah jadi draft sejak tengah tahun lalu, lupa juga saat itu mikirin apa sampai bisa tulis judul ini. Trus, minggu lalu ketika mengikuti sebuah event, ada satu pembicara yang membicarakan satu hal yang membuat saya teringat lagi dengan judul ini. Dia bilang (tidak exact, tapi kurang lebih) "Kita semua (re: semua orang) menjalani hidup kita masing-masing. Di kehidupan ini, kita bertemu dengan orang tua, keluarga, teman, pasangan, anak, dan orang-orang lain yang datang dan pergi di kehidupan kita. Tapi, pada akhirnya, sejak kita lahir sampai nanti kita meninggal, hanya kita seorang yang menjalani hidup kita sendiri."
Menurut saya, hal ini sangat reflektif ya, bahwa semua orang yang kita temui adalah orang-orang yang kebetulan jalan hidupnya beririsan dengan kita. Ibaratnya, ada seseorang mau pergi ke suatu tempat, lalu ia mengambil jalan A. Nah, di jalan A dia bertemu dengan orang-orang yang berada di jalan yang sama itu. Mereka berkenalan, ngobrol, bertukar pikiran, dan lain-lain. Sampai tiba di persimpangan, ternyata mereka akan mengambil jalan yang berbeda, kemudian berpisah. Lalu, di ruas jalan berikutnya, ia bertemu lagi dengan orang-orang lain (ada orang baru dan ada juga orang yang mengambil jalan yang sama sebelumnya).
Dan seperti itulah kehidupan kita ini. People come and go. Kita pun, di kehidupan orang lain, seperti itu, hanyalah orang yang datang dan pergi ketika waktunya tiba.
Mungkin saat ini kita ketemu orang-orang dengan arah jalan yang sama sehingga kita bisa berjalan berbarengan, tapi mungkin ada waktunya arah itu sudah tidak lagi sama sehingga harus berpisah.
At the end of the day, we are all alone.
Seems like pathetic ya? Wkwkwwkk
The bad thing is we have limited time. The good thing is we have limited time. Funny.
Tapi memang begitu adanya. Waktu yang terbatas adalah hal yang baik dan hal yang buruk. Selagi masih ada waktu, manfaatkanlah dengan baik. Create good things, good memories. So, when the time comes, no more regret left.
Semoga kita semua bisa menggunakan waktu yang ada dengan baik, dengan orang-orang yang sejalan dengan kita, hingga tiba saatnya kita (mungkin) harus berjalan sendiri, dan pada akhirnya pun akan menjalani kehidupan ini sendiri secara sepenuhnya.
I'll see you at [seratus sebelas]
Cheers,
Em π
Monday, 23 March 2026
[seratus sembilan] hidup itu soal pilihan
Saturday, 28 February 2026
[seratus delapan] what a planner can't plan
a whole package on Saturday morning!
Setelah sebulan akhirnya ada bahan buat nulis juga, an expected one. Tepat di hari terakhir di bulan Februari juga, ya setidak nya bulan ini ada tulisan lah ya hhehe
Pagi ini jadi salah satu pagi yang sangat tidak diduga-duga.
Sebagai gambaran awal, saya adalah seorang yang menyusun rencana, a planner. Jadi selalu pasti diplanning dengan baik. Sebagai contoh, sebelum traveling ke mana-mana, pasti 1 atau 2 hari sebelumnya.
Nah, hari ini juga begitu.
Dari jauh-jauh hari sudah pesan tiket, sudah mengajukan cuti, packing, sudah pesan kendaraan ke bandara, aman as usual. Pagi-pagi bangun, siap-siap, langsung jalan. Berhubung tidak bisa check-in online, maka berangkat lebih awal untuk check-in on-site di counter. Pas mbak-mbaknya cek paspor, ternyata ED pasporku kurang dari 6 bulan. And then, tidak dikasih check-in. Waduh, mulai panik tuh kan. Trus, manager di counternya itu bilang bahwa ada unit imigrasi di bandara yang bisa mengurus percepatan pembuatan paspor, express langsung jadi di hari itu.
Terus, saya langsung lah ke sana, untung masih pagi. Lari-lari sedikit di pagi hari. Ternyata pas ke sana, mas-masnya bilang sistemnya lagi down jadi tidak bisa cetak. Makin panik. Terus, duduklah saya dan menunggu dan mulai mencari-mencari di internet dimana ya bisa bikin paspor.
Singkat cerita, tidak jadi berangkat. Akan coba peruntungan di hari Senin.
Waktu duduk menunggu, semakin berpikir. Memang, pasti ada hal-hal yang tidak bisa kontrol di dunia ini. Sebaik apapun kita berencana (meskipun yang kali ini kurang baik ya karena saya kurang riset huhuuuu, sudah sempat ada feeling tapi diabaikan karena masih yakin masih bisa terpakai kok paspornya karena masih belum ED). Tapi ya sudahlah, sudah tidak bisa apa-apa juga.
Dari kejadian hari ini, ada beberapa kesimpulan yang mungkin sudah pernah kutulis juga di postingan sebelumnya.
Yang pertama, ketika ada satu hal yang tidak diinginkan terjadi, yang paling sedih pasti yang mengalaminya. Jadi ketika kita tidak berada di posisi orang yang mengalaminya, kita bisa coba untuk lebih memahami orang tersebut.
Kedua, how we act or react conclude who we are. Mau marah, mau kesal, mau panik, mau menyesal, mau tenang, mau menerima, cara kita bereaksi terhadap sesuatu menunjukkan kita sebenarnya. Awalnya agak shock dan susah menerima, tapi lama-lama ya sudah pasrah saja.
Ketiga, selalu ada possibility yang terjadi itu di luar yang kita ekspektasikan atau rencanakan, yang mana begitulah kehidupan. Jadi ya siap-siaplah setiap saat.
Begitulah cerita darderdor hari ini. Akan jadi pelajaran yang diingat sepanjang masa :))
Have a good weekend.
Cheers,
Em π
Saturday, 10 January 2026
[seratus tujuh] satu januari
wkwkwk maap yaa agak kocak karena judulnya 1 Januari tapi ga di post tanggal 1, dan bukan postingan pertama juga di tahun 2026
btw ini mau nulis singkat saja, pengalaman dan pemikiran waktu tahun baru kemarin.
As a disclaimer bahwa saya bukan yang merayakan tahun baru, jadi mungkin cerita saya ini kurang relate untuk teman-teman yang merayakan tahun baru bersama keluarga atau orang-orang terdekat ya.
Tahun baru selalu jadi momen yang spesial untuk semua orang di dunia, tapi tidak semua orang merayakannya. Tidak semua orang menantikan pergantian tahun di jam 12 malam, tidak semua orang membakar kembang api, tidak semua orang berkumpul dengan keluarga di malam pergantian tahun, tidak semua orang makan bersama atau barbekyuan di malam pergantian tahun. Tidak semua orang mengunjungi saudara atau keluarga di tahun baru.
Nah, tahun baru kemarin, saya sih tidur aja ya di kosan wkkwkw gak kemana-mana, pas malam taun baru juga cuma menghabiskan waktu dengan nonton dan makan snack, mirip seperti menikmati hari libur lainnya. Terus, tanggal 2 itu udah masuk kerja lagi, dan karena gak ambil cuti, jadi ya tetap masuk saja seperti biasa. Waktu ke kantor, jalanan sudah mulai ramai, toko-toko, warung-warung sudah mulai buka. Sudah banyak orang yang beraktivitas seperti biasa. Lalu, sepintas lalu muncul di pikiran saya "betapa cepatnya tahun baru itu berlalu". Padahal baru kemarin loh tahun baru, hari libur, tapi hari ini orang beraktivitas normal seolah-olah kemarin itu kayak hari biasa aja bukan tahun baru hahaaa
Sekelibat pemikiran itu agak menggelitik saya sih sejujurnya. Saya jadi merasa kayak gila sih sebegitunya ya. Secepat itu sesuatu bisa berlalu, dan se-"sepele" itu. Gak tau ya "sepele" itu kata yang tepat atau bukan, tapi maksudnya tuh kayak ya udah tahun baru sambil lalu, sehari setelahnya orang menjalani kehidupan nyata nya lagi, gak ada sisa-sisa "hura-hura" tahun baru. (atau mungkin di tempat saya saja ya yang begitu HAHAHAA)
Ya pokoknya begitulah, saya jadi refleksi kembali soal "impermanence". Apapun itu akan berlalu, tidak kekal, bahkan bisa berlalu secepat itu. Secepat tahun baru yang merupakan sebuah perayaan spesial. Tapi, rayakanlah suatu momen sesingkat apapun itu, rayakanlah karena itu singkat, hayati dan nikmatilah karena itu singkat :)
That's all guys. Selamat tahun baru sekali lagi (baru 10 hari pertama wkwkkw) semoga kalian, kita semua bahagia selalu.
I'll see you at [seratus delapan],
Cheers,
Em π