Sunday, 4 August 2019

[sepuluh] Disappointment or Surprise ?

Don't expect too much, because that too much can hurt you so much
- Anonim -
Hi guys, apa kabar kalian? Semoga selalu baik ya hehee
Kali ini, kita akan membahas tentang 'harapan'. Bakal seru nih hahaaa begitu banyak opini yang muncul tentang 'harapan' ini. Kata orang harapan itu yang membuat kita hidup, membuat kita semangat, tapi kadang-kadang harapan itu juga membuat sakit hati, membuat putus asa.

Jadi harus bagaimana? Menggantungkan harapan, salah, tidak berharap, salah juga.

Pernahkah kalian ketika uang bulanan kalian sudah menipis dan ketika kalian sedang mencuci celana kalian tiba-tiba "Apa ya ini? Waah 50ribuu". Ah, saya yakin hampir semua orang mengalami hal ini. Bagaimana rasanya? Wah, seperti dapat durian runtuh hahhaaa seperti lagi haus-hausnya terus dapat air dingin segelas wkwkkw

Pernahkah kalian jalan-jalan ke supermarket atau toko, terus ngeliat sebuah makanan kemasan yang sungguh menarik perhatian. "Wihh, pasti enak nih", lalu dibelilah makanan itu, dibawa pulang. Waduh, ternyata zonk guys. Ternyata rasanya tidak se-"enak" kemasannya. Duh, apes.

Kedua hal di atas ataupun kejadian serupa lainnya sering, sungguh sering kita alami dalam kehidupan kita sehari-hari. Kejadian pertama adalah surprise, karena kita tidak berharap. Ketika hal itu terjadi, tidak pernah terbersit di pikiran kita bahwa akan ada uang yang terselip. Malah, kadang-kadang ketika kita berharap malah uangnya gak ada wkwkwk. Sementara kejadian kedua adalah disappointment, karena di pikiran ini sudah ada gambaran harapan rasa yang enak lezat. Ketika yang terjadi tidak sesuai dengan harapan, ya udeh kecewa pemirsah. 

Kalau boleh memilih, yang mana yang kalian pilih? Ya pastilah gak ada yang mau kecewa kan. Jadi, apakah kita tidak boleh berharap? Kan nanti kecewa? 

Bagaimana???

Kalau menurut saya, berdasarkan yang pernah dialami dan yang sering direfleksikan, berharap itu boleh, as hope makes us alive, harapan yang bikin kita lebih semangat. Yang tidak boleh adalah memaksakan harapan menjadi kenyataan. Ya semacam expect too much gitu loh hahaaa. 
Lho, kalau begitu untuk apa berharap? Bukankah semua orang pasti ingin harapannya menjadi kenyataan?
Ya benar, ibaratnya pemain bola ngapain tendang bola kalau gak pengen gol kan. Tapi guys, kenyataannya adalah tidak semua harapan kita bisa menjadi kenyataan. Hal ini lah yang harus kita ingat dan pahami sehingga ketika yang terjadi tidak sesuai harapan maka kita akan tetap baik-baik saja karena kita tahu betul harapan tinggal harapan dan kenyataan yang saat ini terjadi.

Oh iya, kadang pula rasa kecewa itu semakin menjadi-jadi karena perspektif otak kita mengatakan bahwa peristiwa yang kita harapkan adalah yang terbaik. Jadi ketika kenyataan tidak sesuai harapan kita seolah terdoktrin bahwa yang sedang terjadi adalah hal yang buruk, hanya semata-mata karena tidak sesuai harapan kita.
Tentunya tidak seperti itu bukan? Tidak selamanya yang tampak buruk adalah buruk, dan tampak baik adalah baik. More than that, sometimes we don't even see that what is happened right now is a good thing, and maybe the best. We never know, so never judge.

Ya, jadi begitulah ya guys hahaaa mudah-mudahan ada faedahnya. Maka, berharap itu boleh-boleh saja apalagi kalau bisa menjadi motivasi kan bagus ya khan wkwkwk asal jangan terlena dan harus selalu ingat kalau harapan dan kenyataan tidak selalu sejalan. Expectation is okay, but expect too much, that too much is a problem.

See ya at [sebelas]
Cheers from thousand miles away from home :)
Em 🙆

No comments:

Post a Comment