Sunday, 31 May 2026

[seratus empat belas] Vesakh Reflection

Hari ini adalah hari Waisak. Di Indonesia, inilah satu-satunya hari raya agama Buddha yang merupakan hari libur. Jadi sebenarnya ada 4 hari raya agama Buddha, tapi saat ini yang diberikan hari libur baru satu, yaitu Waisak, yang memang adalah hari raya yang "utama". Tapi sebenarnya hari Waisak itu (menurut saya) bukan dirayakan (celebrate) tapi diperingati (ga tau apa bahasa engresnya). Hari Waisak memperingati tiga peristiwa agung, yaitu pertama, kelahiran Pangeran Siddharta, kedua, Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Sempurna (menjadi Buddha), dan ketiga, Sang Buddha mangkat (mahaparinibbana). 

So, instead of celebrating, hari Waisak lebih mengarahkan umat Buddha untuk refleksi, mengingat kembali tiga momen agung untuk mendorong latihan dan meningkatkan keyakinan. 

Kali ini saya bukan ingin bercerita secara spesifik tentang hari raya Waisak nya, tapi lebih ke agama Buddha tuh gimana sih. Kenapa mau bahas ini, karena menurut sependek pengetahuan saya, hal ini kurang gaung, bahkan di antara umat Buddha sendiri.

Jadi, hari ini feel happy and grateful di tengah kesakitan pinggang ini, alhamdulillah sudah membaik, jadi bisa ikut kegiatan dari pagi sampai soree, meskipun pake bala bantuan bantal untuk sanggahan duduk wkwkkwk tapi ya begitulah momen setahun sekali ini bisa diikuti (because pernah beberapa kali sy dak ikut puja bakti Waisak gegara adalah pokoknya hahaaa tapi wktu itu jadi berpikir bisa gitu ya, klo mmg ga ada kesempatannya, ga bisa lho puja bakti meskipun mau). 

Oke lanjut, tapi ceramah (Dhammasakaccha dan Dhammadesana) hari ini itu cukup berkesan dan menyentil dan sekedar mengingatkan kita sebagai umat Buddha #iziin. Tagline nya adalah "Engkau sendiri lah yang harus berusaha, Para Tathagata hanya menunjukkan jalan". Menurutku ini sangat apa yaa, sangat dalam (?). Susah saya menjelaskan. Tapi, what I mean is, di dalam agama Buddha, keyakinan dan pemahaman saja tidak cukup. Bukan tidak perlu ya, tetap perlu dan penting, tapi tidak cukup. You have to practice. You must. In order to reach the spiritual goal. 

Ada satu perumpamaan yang Bhante sampaikan, ketika kita ingin menyeberangi sebuah pulau dari pulau sini ke pulau sana, kita tidak pernah "meminta" atau "menyuruh" pulau sana untuk mendatangi/mendekati kita. Tapi, apa yang kita lakukan, kita berusaha menyeberang ke sana, entah bikin jembatan, entah pakai perahu. But we are the ones who get there. Bukan kita yang didatangi, tapi kita yang ke sana. So, that's how Buddhism works, you need to get there, to reach the ultimate freedom and happiness. 

And I think this is the uniqueness of Buddhism.

Sang Buddha sudah menunjukkan jalan lewat Ajaran-Nya, tinggal kita inilah yang berjuang. Tadi juga diingatkan untuk meditasi. Satu-satunya cara mencapai tujuan luhur itu lewat meditasi, pengembangan batin, supaya pikiran ini lebih terkendali dan jernih dan mendapat pengetahuan dan kebijaksanaan.

Ya begitulah ya.
Yang mau saya highlight adalah dalam agama Buddha sangat menekankan pada praktik yang didasari pembelajaran. Jadi, mau belajar sampai manapun tapi kalau tidak praktik, rasanya percuma. Akan berputar-putar terus di siklus lahir-mati ini.

This post is a Vesakh reflection for myself, dan mungkin buat teman-teman yang beresonansi juga. Sebagai pengingat bahwa heyy praktek wkwkkwk jangan malas-malas belajar, jangan malas-malas meditasi supaya bisa terbebas sesungguhnya. Biar waras di dunia dan bisa terbebas sepenuhnya hehhehe

Begitu saja kira-kira.

Lately tulisanku agak kureng yah huhuuu 
Nanti coba kita garap lagi ya, kek buntu euyy wkwkkw 

Selamat Waisak ya semua yang merayakan, semoga menjadi momen untuk refleksi dan menjadi lebih baik dalam praktik Dhamma. Tetap berjuang :)

I'll see you at [seratus lima belas]

Cheers,
Em 🙆

Saturday, 30 May 2026

[seratus tiga belas] sakit pinggang

Sakitnya di pinggang, kata dokternya sciatica, itu berjuta rasanya wkwkkw

Kalo sakit emang pusing yaa, apalagi klo sakit fisik kyk powerless bettt khususnya untuk orang-orang yang merantau, yang tinggal sendiri, atau mobilisasi aktif pasti berasa susaaah sekalii.

Kalau tidak sakit pinggang, tidak akan ngeh kalo naik tangga itu betul-betul ditopang sama otot pinggul, otot bokong, sama otot paha. Sesederhana naik tangga yang bocil 2 tahun bisa lakukan.

Kalau tidak sakit pinggang, gak ngeh klo aktivitas duduk berdiri jalan itu tidak "semudah" itu, padahal kalau sehari-hari itu pasti sepele sekali

Kalau tidak sakit pinggang, gak ngeh klo tidur bolak balik susah karena pinggangnya gak bisa diangkat wkkkwkwk luar biasa hahahhaa

Ya begitulah yaa, memang priviles orang sakit itu menghargai kesehatan dan banyak-banyak bersyukur wkkwkwkw

Jadi ya jalani saja dan tetap berusaha cepat sembuh hehhee udumsss

Seperti kata Sang Buddha, yang meskipun sy ga bilang kata Sang Buddha, orang-orang pasti setuju

Ārogyaparamā lābhā

Kesehatan adalah keuntungan terbesar

Begitu saja lah ya cuap-cuapnya

Salam olahraga dan salam sehat

Sampai ketemu di [seratus empat belas]

Cheers,

Em 🙆

Monday, 4 May 2026

[seratus dua belas] continuing the tradition

welkam welkam welkam to the new step plus one heheee

seperti judulnya just continuing the tradition of writing a post on my birthday, just try to do some small reflections and see what I can do

Satu hal yang saya kurang senangi tentang ulang tahun adalah ketika ulang tahun saya jatohnya di hari kerja wkwkkw entah kenapa kyk males aja, lebih senang kalau ulang tahunnya ituu di weekend atau hari libur. Ini adalah ulang tahun ke-5 yg saya rayakan sejak saya bekerja, dan ini kedua kalinya ulang tahun saya jatuh di hari kerja. Kepengenannya kalau cutinya udah banyakk mau cuti saja pas ulang tahun haahhaaa entah kenapa ya, cuma kyk betapa bahagianya klo pas ulang tahun kita bisa menghabiskan waktu tanpa memikirkan pekerjaan sementara waktu, bisa melakukan apapun yang kita mau. Tahun ini ulang tahun saya hari Senin, berarti harus nunggu 4 tahun lagi baru bisa ketemu weekend wkwkwk

Karena hari ini hari kerja dan tentunya saya masuk kerja (sebagai warga misqueen cuti), jadi saya menjalani hari ini seperti hari yang normal pada umumnya. Bangun pagi, siap-siap, ke kantor, buka laptop, bekerja, diskusi, urus ini dan itu, pulang kantor, mandi, cuci baju, buka laptop, beresin kamar wkkwwkw ya di sela-sela itu ada nerima ucapan dan paket dari kawan-kawan. Tapi, rasanya lucu juga ya, mungkin begini ya kehidupan orang dewasa (yoi udah tiga puluh satu ges) wkkwkww life must go on, tetap kerja dan tetap melanjutkan hidup. 

Personally, I do make my birthday a special day, not externally, but internally. I often take the time to contemplate or reflect, and take that moment to do things that I'd love to. Tahun ini rasanya tetap spesial tapi agak sedikit beda hahaaa kalau tahun-tahun sebelumnya, karena weekend, jadi bisa bangun lebih siang, merenung, kumpul sama teman-teman, makan, dll. Kali ini lebih "normal" but it's still good tho, berasa banget jadi dewasanya, toami rammang hahahhaa no candle, no songs, no photos, tenang masih ada makanan enak hahahaa still grateful for reaching this point, dengan segala kekurangan dan kelebihannya. 

Oh iya, dapat banyak kado nih tahun ini, dari orang lain yang dikenal maupun tidak dikenal, dan dari diri sendiri

Yang paling gong adalah dompet yang hilang bisa kembali wkkkww betul-betul karma baik berbuah di waktu yang tepat, setelah sempat sakit kepala mikir urus-urus kartu yang hilang, sempat mikir apes bener jelang ulang tahunn, tapiiii syukur alhamdulillah bisa balik, mepet hari ultah pulak, terima kasih orang baikkk wkkwkw

Terus, sempat ikut retreat meditasi juga, jadi so so beyond grateful, ada kesempatan melatih diri, meskipun masih awut-awutan ya meditasinya tapi semoga tetap semangat hahahaa semoga bisa konsisten lagi berlatih sehari-hari

Kado dari keluarga, kerabat, teman-teman tentunya spesial semuanya yaaa makasih teman-teman saya yang tidak pernah absen setiap tahunnya, semuanya means a lot

Apalagi yaaaa

Hm wishesnya akan selalu sama sih, semoga jadi lebih baik terus, semakin bajik, semakin bijaksana, semakin sabar, semakin sadar, semakin sehat, semangat terusss, keep going in this middle path, you'll see bright there

Dan seperti kata Bernadya dalam lagunya kita buat menyenangkan (baru hari ini saya merasa lagu ini bagus hahahaa), because the time is priceless and unpredictable, mari kita buat menyenangkan :)

Happy birthday to me, the path ahead is still unknown, but let's make ourselves ready

Makk anakmu hari ini ulang tahun heheee 

Sampai ketemu di seratus tiga belas.

Cheers,

Em 🙆