Saturday, 16 July 2022

[lima puluh delapan] the power of who

Sometimes you don't really miss the place, the time, or the situation, but the people. You miss the people who make the place, time, and situation become perfect memories.

Kalimat di atas adalah kalimat yang terbesit di kepala saya dan saya jadikan caption dari salah satu postingan saya pada akhir tahun 2016. Dan setelah beberapa waktu, kalimat itu masih saja begitu benar wkwkwk. That is how big the influence of someone in someone's life, particularly in me. 

Suatu tempat menyisakan cerita karena ada orang di dalamnya. Suatu waktu atau masa pun demikian pasti ada orang yang membuat itu jadi berkesan. Begitupun dengan situasi, kondisi, lagu, atau objek apapun itu.

Kita sangat mungkin merasakan pengalaman berbeda ketika pergi ke suatu tempat yang sama dengan orang yang berbeda. Iya ndak? So, it's not really about the place, it's about the people.

Ketika kita pergi sendiri ke suatu tempat A, kemudian di kesempatan lain kita pergi ke tempat yang sama dengan seseorang ke tempat A juga. Mungkin ketika kita ke tempat A lagi untuk berikutnya, atau ketika kita teringat tempat A kita ingat momen ketika kita pergi dengan orang tersebut. Padahal mungkin sebelumnya ketika pergi ke tempat itu ya biasa-biasa saja, tapi setelah pergi dengan orang tersebut maka meninggalkan kesan tersendiri. Bahkan, kalau kita pergi ke tempat yang tidak menyenangkan, tapi kalau dengan orang tertentu bisa jadi kesannya menjadi menyenangkan. 

I cannot find a good example, but I do always think and feel that way. Intinya adalah, orang mengambil peran yang paling besar dalam suatu memori. Apakah betul? kwkwkw

.. and maybe that's why, when I want to go to some places, the first thing comes to my mind is "with whom will I go there?" wkwkwk

Sekian dan terima gaji hahhaaa

Sampai ketemu di [lima puluh sembilan],

Cheers,

Em🙆

No comments:

Post a Comment