Wednesday, 11 March 2020

[delapan belas] the CUPAW INTROVERT

Solitude matters, and for some people, it's the air they breathe 
-Susan Cain-

Hello again!! 
Lagi produktif, asoyyy, hahaaaa produktif apa pengangguran? wkwkwkw
Yah, cuma lagi nemu waktu dan topik yang pas aja gitu hahaa

Alright, it's always been interesting to talk about psychology thing hahaa
Ya, we'll talk about this but it won't be that long maybe (but don't know), karena saya bukanlah ahlinya, jadi cuma pengen sharing saja apa yang pernah dialami dan apa yang pernah dibaca, mostly pengalaman pribadi sih hehee. Anyway, sekali lagi ini cuma opini saya semata ya guys, ada yang sama berarti saya ada temannya, kalau gak sama pun bukan berarti ada yang salah, all is well, soalnya kepribadian itu juga bukan cuma introvert atau ekstrovert kok ada faktor-faktor lain yang mungkin even sesama introvert bisa berbeda, namanya juga manusia, berbeda-beda dan unik, ye khan wkwkwk


Well, kepribadian seseorang akan selalu menarik untuk diketahui lebih jauh, apakah cuma saya atau anda-anda semua juga mempunya minat dan ketertarikan yang sama? Kalau buat saya, kalo ngomongin tentang psikologi seperti karakter, perilaku, cara berinteraksi, dan semacamnya pasti selalu tertarik untuk tau, meskipun ujung-ujungnya gak ambil major psikologi juga sih hahaa

Jadi teman-teman, I am an introvert, judulnya ini the cupaw (re: cupu) introvert. Nah, kenapa bikin judul model begini, adalah karena beberapa waktu lalu saya sempet berada di posisi yang membuat saya berpikir 'wah cupu bangeet sih introvert ini' which is me. Yah, semacam berpikir kalau saya ini ekstrovert mungkin saya gak akan secupu itu. Tapi, saya gak pernah loh nyesel kayak kok saya introvert banget sih, nooo, I am happy for being an introvert, really. Dari banyak kali tes kepribadian (dari yang online sampe yang beneran) hasilnya pasti menunjukkan 80-90% introvertnya. 

Oh iya, kalau ada teman-teman yang tau 16 personalities yang ada tes nya online itu, nah itu ada tes benerannya namanya MBTI (Myers-Briggs Type Indicator). Tesnya agak beda dengan yang online itu tapi nanti hasil akhirnya mirip, jadi ada kategori ekstrovertion (E) - introvertion (I), intuitive (N) - sensing (S), feeling (F) - thinking (T), dan judgement (J) - perception (P). Yah, silahkan baca sendiri ya yang ini, saya belum terlalu paham juga soalnya, mungkin nanti kalau udah lebih banyak baca baru bisa buat tulisan lagi tentang itu ya hehhee

Okay, kembali ke laptop guys, 
kalau misalnya kalian introvert, kira-kira apasih yang menurut kalian paling 'signature' banget dari kalian sebagai seorang introvert? Yang paling, duh gue banget iniiii
Kalau saya nih, yang paling-paling signature, ibaratnya makan nasi padang gak ada sambelnya (nyambung ga ya hahaha), adalah susah memulai percakapan apalagi ketika masuk dalam suatu kelompok besar. Susah bet dah sumpah! Dari pengalaman beberapa kali masuk dalam sebuah kelompok baru, misalnya masuk SMP, SMA, kuliah, atau bahkan kerja, saya itu mungkin butuh 1 - 2 bulan hanya untuk beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang terdekat misalnya teman duduk di kelas atau yang duduknya deket atau kalau waktu itu pernah magang saya dekatnya dengan kakak yang duduk dekat saya. And then, butuh sekitar 1 - 2 tahun untuk benar-benar dekat dengan orang lain. Lama gak tuh -_-

Sampai kadang-kadang saya merasa bahwa mungkin orang lain berpikir saya ini sombong kali yaa hahaaaa atau kuper atau gimana gitu, padahal gak, cuma suka salting aja kalau tiba-tiba nimbrung gitu hahaaa gak berani keroyokan men, beraninya one-on-one wkwkw ya, jadi lebih mudah untuk ngobrol itu kalau personal, pendekatannya pun menjadi lebih mudah, mungkin karena memang si introvertnya lebih nyaman gitu kali ya, agak gimana gitu rasanya untuk langsung masuk di tempat yang orangnya banyak. Suka bingung, aneh.

Beberapa orang bilang bahwa bersosialisasi itu pilihan, tidak bergantung apakah introvert atau ekstrovert. So far, saya cukup setuju, mungkin bagi introvert energinya aja yang butuh lebih banyak kalau mesti masuk dalam kelompok yang langsung gede gitu. Tapi untuk saya pribadi saya gak ada masalah ketika mesti berkenalan dengan orang baru yang penting personally gitu, cuma mungkin agak krik-krik kali ya, mungkin karena tadi itu susah membuka pembicaraan, susah mencari topik aja kali yaa.

At that stage, saya jadi kadang-kadang suka mikir aja, mungkin kalau jadi ekstrovert seru kali ya, mungkin lebih mudah buat masuk dalam suatu kelompok, lebih mudah get in aja gitu (hayooo ekstrovert mana suaranya hahaaa apa benar seperti itu wkwkkw). Tapi, saya juga tau kok bahwa dengan seperti ini pun tetap memungkinkan untuk bersosialisasi, sekali lagi itu adalah pilihan, mungkin saya cuma gak nyaman aja untuk memilih pilihan itu, mungkin one day bakal nemu cara yang pas to get in a group of people kali ya.

Tapi, adalah hal yang berbeda ketika berbicara di depan orang banyak, mungkin karena konteksnya beda kali ya dengan ngobrol di tengah-tengah orang banyak. I feel lumayan tidak terganggu ketika harus berbicara di depan orang banyak. Oh iya mungkin karena satu arah gitu ya dan kita udah punya topiknya dan cukup percaya diri buat deliver apa yang mau kita sampaikan. 

Panjang juga yah curcol ane ckckkc 
No, no, it's just sharing, I mean, pada sisi ini, saya merasa 'cupu'nya seorang introvert. Meskipun yakin kok saya, bahwa introvert juga punya sisi strongnya, jadi ga cuma cupu. Semuanya juga pasti punya kok ya.

I really enjoy for being who I am. Lebih suka main game sendiri, lebih suka di rumah, kalau keluar paling cuma sama temen yang itu-itu aja yang udah deket. Rechargenya lebih affordable kali ya hahahahaa cukup di rumah main game, baca buku gitu, tidurrr hahaaa udah deh.

Sungguh tak berfaedah guys, jika anda sudah membaca sampai di sini apakah ada point yang anda dapatkan? Hahahaaa 

Untuk kalian yang introvert, you are awesome as you are, just enjoy being you, semua orang punya cara masing-masing kok untuk menjalani hidup ini. Buat temen-temen ekstrovert, jangan bingung kalau liat temennya yang introvert, bukannya ansos atau sombong, emang gitu kok anaknya, kasian hahahaa tapi kalau udah dideketin personally dan kalian bisa buka topik, kita bakal nyaut kok sebagai introvert hahahaa we just have no idea how to start a conversation which mostly ended in awkwardness hahahaa

Udah dulu ya, mungkin topik ini gak ada manfaatnya (ampun dah) hahaaa
Sampai jumpa di berikutnya
See ya at [sembilan belas]

Cheers,
Em 🙆

No comments:

Post a Comment