Wednesday, 27 August 2025

[seratus] don't be a waste

Kita pasti sudah familiar, dalam sebuah proses pembuatan sesuatu, pasti selalu ada lebihan yang dibuat. Sebuah pabrik roti, kalau ada pemesanan roti 100 buah, mungkin akan buat 110 buah. Begitupun, di industri farmasi, jika permintaan 500 kg, mungkin akan dilebihkan 550 kg. Saya yakin, hal ini juga terjadi di kondisi-kondisi lain, bahkan yang lebih sederhana. Contoh lain, ketika kita membuat hajatan, tamu 80 orang, maka makanan yang kita pesan mungkin 100 paket. 

Kenapa dilebihkan? Ya, untuk mengantisipasi, jaga-jaga kalau-kalau ada yang rusak, atau kalau-kalau tidak cukup.  

Dalam suatu proses produksi ada yang dinamakan yield. Yield berarti perolehan kembali. Input 100, output 90, maka yield 90%. Input 100, output 100, maka yield 100%. Yield 100% itu jaraaang sekali bisa dicapai. Entah ada yang rusak, ada yang error, salah produksi, nyangkut di mesin, nyangkut sana dan sini, yang membuat tidak semua yang masuk bisa keluar.

Analogi seperti ini juga ada di kehidupan sehari-hari. Seringkali, kekurangan untuk mencapai yield 100% itu adalah semua pemakluman. Dari 100 kue yang dibuat (intermezzo, 100 mulu daritadi wkwkwk soalnya angka paling gampang dan sempurna hehe), *lanjut* ndak apa-apa kalau 10 nya jelek. Dari 500 karyawan, performa outstanding hanya 480 orang, 20 nya tidak maksimal, still 480 out of 500 is considerably amazing tho. Saya tidak mengatakan bahwa yield 90% itu hal yang buruk ya. It's acceptable, tapi point nya bukan di situ. 

Mungkin ini agak membingungkan, tapi yang ingin saya highlight adalah dalam hidup ini, apapun role kita, jadilah output. Jadilah orang yang memenuhi yield itu, jika yield nya 90% jadilah bagian dari 90% itu, jangan jadi yang 10%. Jadilah roti yang mengembang, jadilah produk yang dikemas dan lulus QC, jadilah granul yang lolos dari ayakan. Jangan menjadi yang nyangkut di mesin (inti post ini cuma ada di paragraf ini WKWKWK).

Entah kenapa hari ini, hal ini sangat berkesan untuk saya. 

Kadang-kadang ada yang yasudahlah begini-begini saja, tidak apa-apa seadanya. Atau kadang-kadang saya dalam kondisi malas dan tidak well-performed. And this makes me think, don't be a waste. Just don't. Jangan jadi bagian yang dimaklumi, jangan jadi bagian yang tidak terambil. Tapi jadilah bagian dari yield itu. Begitulah ya kira-kira. A small reflection di akhir bulan (di tengah-tengah kebingungan dan keterheran-heranan melihat kondisi negara ini). 

Wadidaw I never expected this will be my one-hundred post hahhaa padahal banyak draft yang nanggung tapi entah kenapa kayaknya ini lagi pas buat ditulis. Hopefully, a right post at the right time. 

Congratulations to me for achieving the hundredth post! Yuhuuu

I'll see you around, at [seratus satu] hehee

Cheers,

Em 🙆

No comments:

Post a Comment