Wednesday, 26 July 2023

[tujuh puluh enam] seperdua tambah satu

This is actually a reflection on how things have been going for this 7 months in 2023 (this is gonna be very personal tho kwkkw). I really wish that one day I can read this again and find how far I've been going and will continue doing this. Here we go.

So, minggu ini baru saja balik dari mengikuti salah satu kegiatan Buddhis di Candi Borobudur. Beberapa hari sebelum berangkat, sempat kepikiran, wah sudah 7 bulan berlalu di tahun 2023 dan sejauh ini harus bersyukur bahwa progress yang sempat diharapkan dan direncanakan di awal tahun (let's say it resolusi) ternyata berjalan jauuh dari apa yang diperkirakan di awal. This is good, bud! Sesaat berpikir kayak wahhh senang sekali karena beberapa kegiatan yang sama sekali belum pernah diikuti di tahun-tahun sebelumnya (sejak lahir bahkan) akhirnya kesampaian buat ikut. 

Have found one phrase lately "pilihan yang tidak populer atau familiar". Sadar kalau pilihan-pilihan yang mungkin diambil beberapa waktu belakangan mungkin 9 atau 10 tahun terakhir bukanlah pilihan-pilihan yang familiar untuk banyak orang. Tapi, ya namanya juga pilihan kan ya, cukup dan akhirnya semakin yakin kalau it's worth to choose all these.

Tiga hal besar that I remarked hingga ini diposting adalah

Yang pertama, ikut retret meditasi, singkat sekali hanya 3 hari 2 malam, tapi kalau dibandingkan dengan kehidupan 27 tahun yang tidak pernah ikut meditasi, this one is not so bad hehehee was veryyy veryy happy bisa ikuttt latihan, bisa ikut merasakan vibesnya, bisa hening, meskipun pasti banyak juga rintangannya, tapi pokoknya senang bahagia.

Yang kedua, ikut kegiatan ITC, senang sekali juga akhirnya tahun ini kesampaian setelah tahun lalu gagal wkwkkw to be honest, it was like recharging in a magical sacred place Candi Borobudur. Magical sekali sih, sampe terhuraa. Pas beberapa kali dengar ceramah juga terhura sekali, kayak mengena dan sangat sangat sangat reflektif. Dapat kesempatan belajar Dhamma lagi, ya pokoknya senang sekali lah, bahagia. 

Trus yang ketiga, ikut kelas belajar Abhidhamma. Akhirnya ada yang buka kelas dan bisa ikut, kelasnya jangka panjang semoga bisa konsisten belajar terus hehhhee. Sebelumnya sudah pernah ikut juga tapi semacam di youtube begitu jadi kurang intens lah, jdi yang sekarang harapannya bisa lebih nyerap saja di otak kwwkwkw. Sekali lagi, senang bersyukur bahagia.

Kalau ditanya, do these things mean a lot? Jawabannya mungkin tidak juga, tapi cukup meaningful untuk sesuatu yang tidak pernah sebegininya. 

Ketika dilihat kembali secara satu per satu, ini hanyalah bagian dari proses yang dilewati, belum cukup hanya ini, perlu berulang terus menerus, belajar dan berlatih. Tapi setidaknya ini cukup meaningful untuk memulai, ibaratnya kita membangun bata, 1 bata itu bukan satu tembok dan tidak bisa menjadi satu tembok besar, tapi 1 bata ini berguna untuk membangun sebuah tembok, satu per satu disusun ditata menjadi sebuah tembok yang kokoh. Begitupun dengan kegiatan-kegiatan ini, kecil-kecil, satu-satu, tapi satu langkah satu langkah harapannya menjadi lebih dekat dengan tujuan yang luhur itu.

Kalau ditanya, apakah latihannya sudah baik? Ya tidak juga, masih banyak jeleknya, bolongnya, kurangnya. Tapi, mungkin hal-hal kecil di atas bisa menjadi motivasi, ibaratnya kalau lilin sudah redup karena minyaknya sudah mau habis, diisi lagi, biar terang lagi. Mungkin seperti itu. 

So, this post only remarked rasa senang bahagia dan syukur yang begitu besar ketika melihat apa yang sudah dilewati di pertengahan tahun ini. Dengan post ini semoga bisa jadi refleksi kembali suatu hari nanti. It will never be a way back anymore. Tetap dijaga semangatnya ya, belajar belajar belajar, berlatih berlatih berlatih, berjuang!

Semoga semua makhluk berbahagia :)

Sampai ketemu di [tujuh puluh tujuh],

Cheers,
Em🙆

No comments:

Post a Comment