Saturday, 11 April 2026

[seratus sepuluh] we're running in a sliced timeline of life

Hello, again, everyonee 

So actually, judul ini sudah jadi draft sejak tengah tahun lalu, lupa juga saat itu mikirin apa sampai bisa tulis judul ini. Trus, minggu lalu ketika mengikuti sebuah event, ada satu pembicara yang membicarakan satu hal yang membuat saya teringat lagi dengan judul ini. Dia bilang (tidak exact, tapi kurang lebih) "Kita semua (re: semua orang) menjalani hidup kita masing-masing. Di kehidupan ini, kita bertemu dengan orang tua, keluarga, teman, pasangan, anak, dan orang-orang lain yang datang dan pergi di kehidupan kita. Tapi, pada akhirnya, sejak kita lahir sampai nanti kita meninggal, hanya kita seorang yang menjalani hidup kita sendiri."

Menurut saya, hal ini sangat reflektif ya, bahwa semua orang yang kita temui adalah orang-orang yang kebetulan jalan hidupnya beririsan dengan kita. Ibaratnya, ada seseorang mau pergi ke suatu tempat, lalu ia mengambil jalan A. Nah, di jalan A dia bertemu dengan orang-orang yang berada di jalan yang sama itu. Mereka berkenalan, ngobrol, bertukar pikiran, dan lain-lain. Sampai tiba di persimpangan, ternyata mereka akan mengambil jalan yang berbeda, kemudian berpisah. Lalu, di ruas jalan berikutnya, ia bertemu lagi dengan orang-orang lain (ada orang baru dan ada juga orang yang mengambil jalan yang sama sebelumnya). 

Dan seperti itulah kehidupan kita ini. People come and go. Kita pun, di kehidupan orang lain, seperti itu, hanyalah orang yang datang dan pergi ketika waktunya tiba. 

Mungkin saat ini kita ketemu orang-orang dengan arah jalan yang sama sehingga kita bisa berjalan berbarengan, tapi mungkin ada waktunya arah itu sudah tidak lagi sama sehingga harus berpisah. 

At the end of the day, we are all alone. 

Seems like pathetic ya? Wkwkwwkk

The bad thing is we have limited time. The good thing is we have limited time. Funny.

Tapi memang begitu adanya. Waktu yang terbatas adalah hal yang baik dan hal yang buruk. Selagi masih ada waktu, manfaatkanlah dengan baik. Create good things, good memories. So, when the time comes, no more regret left. 

Semoga kita semua bisa menggunakan waktu yang ada dengan baik, dengan orang-orang yang sejalan dengan kita, hingga tiba saatnya kita (mungkin) harus berjalan sendiri, dan pada akhirnya pun akan menjalani kehidupan ini sendiri secara sepenuhnya.

I'll see you at [seratus sebelas]

Cheers,

Em 🙆