I don't remember precisely, but that one time I saw someone posted this in instagram story: if heaven had dial hours, and suddenly I think that's true :')
Untuk kawan-kawan yang mungkin pernah kehilangan apalagi orang terdekat, pasti relate dengan sepotong kalimat itu. Sejujurnya sampai sekarang masih suka bingung kadang-kadang, when you miss that someone, you must think that hmm it would be great if heaven had dial hours hehehee meskipun itu adalah hal yang tidak mungkin, tapi apa yaa itu sebuah ketidakmungkinan yang sering muncul dalam pikiran.
Sebagai orang biasa, apalagi kalau ada hubungan personal atau keluarga, atau kita sering ngobrol dengan seseorang dan tiba-tiba orang nya gak ada, di beberapa waktu kita pasti berpikir untuk bisa ngobrol kembali, tapi yah memang agak mustahil yak wkwkkw so it's kinda mixed feeling, sedih juga, tapi lucu juga, terus membayangkan excitement nya kalau kita bisa ngobrol lagi seperti dulu.
Yah, begitulah, narasi saya hari ini kurang jelas yak wkwkwk, sejujurnya juga bingung mau tulis apa hahaa bingung mendeskripsikannya, tapi sebenarnya kenapa saya nulis post ini, adalah karena saya yakin kalimat itu pasti keluar dari suatu kerinduan hati yang mendalam (ciaelah hehehe), satu kalimat harapan yang kita tau itu tidak mungkin, tapi disebutkan sebagai penawar, menurut saya mungkin kurang lebih seperti itu. Salah satu hal yang kita ingin sekali lakukan, tapi kita tau tidak bisa, maka keluarlah kalimat seandainya tersebut hehhee
Okay, gak tau mau ngomong apa lagi hahahha
Sampai ketemu di [enam puluh lima]
Tak terasa sudah Desember yaaa hahhaaa
Cheers,
Em🙆
No comments:
Post a Comment