Sunday, 11 December 2022

[enam puluh enam] happy birthday super boss

wishing you the happiest birthday our super boss

Talking about parents and children relationship, we didn't choose our parents, they didn't choose us as their children either. So, I think it's another unique relationship that exists in this world wkkww

As people say, as we grow bigger, our parents are getting older, too. So, setelah hidup sekian tahun, today I'd like to say some sentences for my beloved boss, the most discipline person ever in the family. He is absolutely not perfect, but he has almost all the good things in life, hard work, persistent, logic, totalitas tanpa batas, and berpegang erat pada prinsip hidup, one of them is honesty. He always said that kalau kita jujur, kemanapun kita akan merasa aman. He also said tidak apa-apa hidup sederhana, yang penting kita tidak punya utang dengan orang lain, kita bisa hidup tenang dan nyaman. Those words are simple yet so true. Oh iya, he doesn't only put it in words, but also in his life. So, I think that's how we, or especially for me, learnt practically from him, not only just listen to what he said, but also see how he put in actions. 

I would say that I am extremely grateful to be in this family. A lot of life lesson learnt until now, like I said not only nasehat-nasehat, but I see it in our daily life. Oh iya, talking about parents too, there is a tendency that the older our parents, the more difficult that children can handle them, which can create some conflict in this unique relationship. However, untungnya, as I said that he is the most discipline person ever, so he know and fully aware on his own health. So, kalau biasanya anak-anak agak membatasi orang tua makan manis dsb khususnya kalau ada diabetes (actually I saw this on my grandma, she loved sweets but she had diabetes, jadi ya begitulah), but in the case of this man, he is fully aware about everything. I think one of his life prinsiple really works yaitu tidak mau menyusahkan orang. That is one thing that I really admire about him. 

Nobody's perfect, he used to get angry easily (sekarang sudah tidak wkwkww), tidak suka menunggu (karena sangat sangat on time), tidak suka ribet, doesn't like mistakes wkwkkw. Introvert man, tidak suka kumpul-kumpul wkkwkww

Don't want to get this longer, life is not easy for him, he didn't get proper education, but how he is able to get his children to higher education (2 kali wisuda for each) is superb. He also said this frequently "We, parents, doesn't have a lot of things to give you guys, but what we can give is education. Education will make your life better". He has gone a lot of things in life, he has reached this point, it's time to slow a little bit, good man. His love for family is not in words, but in actions. 

It's his belated birthday, but I wish him long life, good health, and  happiness. Thank you for everything.

One closing statement, a sentence from him yang menurut saya cukup fenomenal wkwkw "if you have a boyfriend/girlfriend, don't love him/her 100%, but whenever he/she becomes your husband/wife, you must give your family your 100%". Applause wkkwkw

Cheers for my super boss,

See you at [enam puluh tujuh]

Em🙆

Sunday, 4 December 2022

[enam puluh lima] motivasi, inspirasi, dan urgensi

you can be motivated or inspired enough to start something, but you'll never be motivated nor inspired enough to maintain something, you need much more than that

Akhirnya satu draft lama terpost juga kwkwkw

Anyway, nulis ini karena dulu pernah ikut beberapa seminar-seminar motivasi termasuk nonton di metro TV acaranya bung Mario Teguh wkwkwk tapi sekarang ini udah jarang ya ada begitu-begitu, di youtube dah banyak kalau mau nyimak.

Tapi, hari ini bukan mau menulis tentang acara seminar motivasi itu wkwkwk

Jadi, dulu setiap selesai ikut seminar motivasi atau nonton di televisi atau melihat orang yang sukses misalnya, pasti saya jadi semangat, wah saya akan begini, aplikasikan ini dan itu, liat orang pakai metode ini dan berhasil jadi ikut juga, dan lain sebagainya. Tapi, ternyata itu tidak berlangsung lama, begitupun kalau terinspirasi dari orang lain, sama saja. Setelah beberapa waktu semangatnya jadi kendur, tidak bisa konsisten. Begitu terus berulang.

Lama kelamaan menjadi tahu kalau motivasi dan inspirasi itu faktor eksternal dari luar yang mendorong kita melakukan sesuatu, tapi untuk bertahan di track itu tentu butuh yang lebih besar dari itu yaitu faktor internal. Sama seperti yang biasa orang bilang, mustahil untuk mengubah seseorang, kecuali perubahan itu datang dari diri nya sendiri. Tidak ada faktor eksternal apapun yang demikian kuat untuk mengubah seseorang jika dari dalam dirinya tidak ingin perubahan itu terjadi.

Satu hal lain yang mungkin bisa lebih tinggi daripada motivasi atau inspirasi itu menurut saya adalah urgensi, itupun sudut pandang nya harus diubah, yaitu ketika kita memang melihat itu adalah sesuatu yang sangat penting, genting, dan mendesak. Dengan begitu, kita akan sadar dan membuat kita memulai dan bertahan dalam melakukan sesuatu. 

Sejauh ini, masih yakin dengan hal ini, oleh karena itu, faktor internal yang berusaha untuk dibangun (meskipun sulit yee wkwkw) tapi setidaknya diusahakan dulu hahaha caranya mungkin dengan analisa, berpikir, merenung, seperti biasa kwkkwkw melihat ini penting ndak, ini urgen ndak, arahnya ke mana, pengaruhnya ke mana, caranya bagaimana, dan lain-lain, dengan begitu akan lebih terarah dan lebih bisa di-maintain. Selama belum tuntas, maka pasti suatu tindakan sulit dipertahankan.

Begitu kali ya, masih bingung juga sih, sekadar catatan saja, mungkin suatu hari bisa berubah, selain itu juga selalu  mengingatkan untuk melihat ke dalam untuk apapun itu, karena apapun siapapun tidak bisa membuat dorongan yang begitu kuat seperti dorongan dari dalam diri.

Tapi bukan berarti juga motivasi dan inspirasi itu tidak dibutuhkan, itu bisa saja jadi trigger tapi penentunya selalu dari dalam. Motivasi dan inspirasi itu seperti bahan kita untuk mengolah, menganalisa, berpikir. Kalau tidak ada motivasi dan inspirasi dari luar juga kadang-kadang kita bingung kan ya mau mulai dari mana wkwkwk

So we need both, motivasi dan inspirasi itu ibaratnya bahan bakar untuk kendaraan, tapi motor atau mobilnya itu gak mungkin bisa jalan kalau starternya tidak dinyalakan, gasnya tidak dinaikkan. Starter dan gasnya ini harus dari dalam sehingga bisa terus berjalan sampai di seberang wkwkwkwk

Tidak perlu juga menyalahkan faktor luar kalau ada sesuatu yang tidak bisa kita pertahankan usahanya wkkwkw karena memang intinya bukan di situ. Dalam hal inspirasi dari orang lain, mungkin apa yang orang alami belum tentu kita alami, atau memang kita nya saja yang belum cukup trigger dari dalamnya wkwkwkw

Semangat untuk diriku dan semua orang untuk apa yang sedang diusahakan yaaakkkk

Sampai ketemu di [enam puluh enam],

Cheers,
Em🙆 


Friday, 2 December 2022

[enam puluh empat] if Heaven had dial hours

I don't remember precisely, but that one time I saw someone posted this in instagram story: if heaven had dial hours, and suddenly I think that's true :')

Untuk kawan-kawan yang mungkin pernah kehilangan apalagi orang terdekat, pasti relate dengan sepotong kalimat itu. Sejujurnya sampai sekarang masih suka bingung kadang-kadang, when you miss that someone, you must think that hmm it would be great if heaven had dial hours hehehee meskipun itu adalah hal yang tidak mungkin, tapi apa yaa itu sebuah ketidakmungkinan yang sering muncul dalam pikiran.

Sebagai orang biasa, apalagi kalau ada hubungan personal atau keluarga, atau kita sering ngobrol dengan seseorang dan tiba-tiba orang nya gak ada, di beberapa waktu kita pasti berpikir untuk bisa ngobrol kembali, tapi yah memang agak mustahil yak wkwkkw so it's kinda mixed feeling, sedih juga, tapi lucu juga, terus membayangkan excitement nya kalau kita bisa ngobrol lagi seperti dulu.

Yah, begitulah, narasi saya hari ini kurang jelas yak wkwkwk, sejujurnya juga bingung mau tulis apa hahaa bingung mendeskripsikannya, tapi sebenarnya kenapa saya nulis post ini, adalah karena saya yakin kalimat itu pasti keluar dari suatu kerinduan hati yang mendalam (ciaelah hehehe), satu kalimat harapan yang kita tau itu tidak mungkin, tapi disebutkan sebagai penawar, menurut saya mungkin kurang lebih seperti itu. Salah satu hal yang kita ingin sekali lakukan, tapi kita tau tidak bisa, maka keluarlah kalimat seandainya tersebut hehhee

Okay, gak tau mau ngomong apa lagi hahahha 

Sampai ketemu di [enam puluh lima]

Tak terasa sudah Desember yaaa hahhaaa

Cheers,

Em🙆