Saturday, 25 January 2020

[enam belas] selalu ada yang terakhir

If there is a beginning, then there will be an end


Tribute to my beloved mom and grandma

Selamat tahun baru Imlek ya untuk teman-teman yang merayakan xD

Mau ngomongin apapun, semua yang berawal pasti akan berakhir. Klise.
Everything with a start will end.


Eight years four months, 2012 was the last year I celebrated Chinese New Year with my mom. The last year that she was still strong enough to walk, to sit, to get in a car. 

Almost seven months, 2019 was the last year I celebrated Chinese New Year with my grandma. The last year that she was still strong enough to sit, to smile, not to stand, a little bit to talk, a very small sound came up from her mouth.

These two women had brought so many things in my life.

Those two years, the years, no one knew before, would be the last time to celebrate Chinese New Year with them.

I still remember the new shirt my mom wore that day, a simple red shirt. Red, the symbol of happiness. She was healthy that morning, excited to visit the family. No one knew, six months after that she completed her journey in this world. To be honest, nothing is worse than losing someone you love but at that time, one thing we can be thankful for was that she had ended the suffering from cancer. 

I also still remember my grandma's smile on the Chinese New Year last year. She was very excited that day, full of smile, had the strength to talk with people (even with a very small sound), sat almost half-day (a thing that she was not able to do a few months before). She even remembered that she had to give the children the 'angpao'. No one knew, four months later she finished her journey in this world. At that time, the thing we can be thankful for was that she did not suffer from the application of NGT tube (she used this for two months). 

You know what, I learned a lot from all these things. Everything has an end. Everything will end, definitely.

Before the time comes, make sure to spend it well. 

I am quite grateful and thankful, I am not saying I did not do mistakes. I did, a lot. The thing is that I had done what I should have done. Life must go on.

I miss you so much, I love you always, mom and grandma
I wish you always be happy wherever you are now

See you in the next chapter of life


See ya at [tujuh belas]
Cheers,
Em 🙆

Wednesday, 1 January 2020

[lima belas] If you're happy, I'm happy too!

Be just as enthusiastic about the success of others as you are about your own
- Christian D. Larson -

Happy New Year All !! Say goodbye with a smile to 2019, and say hello with a bigger smile to 2020
Are you ready?? Wkwkwk
Selamat tahun baru ya teman-teman semua, tentunya kita semua berharap yang lebih baik untuk tahun 2020 ini, bagi yang udah punya daftar resolusi semoga bisa tercapai semua yaa hehee yang belum buat resolusi juga tetap semangat menjalani hidup yang lebih baik yaa di tahun depan 


Sebenarnya pergantian hari dari 31 Desember ke 1 Januari tak ada bedanya dengan pergantian hari lainnya, Selasa ke Rabu sama seperti pergantian hari Selasa ke Rabu yang sebelumnya. Hanya saja, perhitungan astronomi membuatnya berbeda, perhitungan revolusi Bumi yang membuatnya berbeda. 1 tahun berarti Bumi kembali ke titik awal dalam mengitari matahari. Ya, perkembangan ilmu pengetahuan. Tapi tahun baru bisa dijadikan momentum, untuk lebih baik dari sebelumnya. Meskipun, hendaknya setiap hari pun seperti itu. Semangat guys wkwkw

Kali ini, tidak ada kaitannya dengan tahun baru hehee
Mungkin teman-teman masih ingat, waktu kecil kita diajarkan banyak hal oleh orang tua kita. Kalau ada yang butuh bantuan, ditolongin. Kalau mau minta sesuatu harus bilang 'tolong'. Kalau buat salah harus minta maaaf. Kalau dikasih sesuatu harus bilang 'terima kasih'. 

Tapi ada hal yang mungkin beberapa atau sebagian besar (tidak semua ya) dari kita luput dari pengajaran itu. Yaitu, turut merasa bahagia ketika melihat orang lain bahagia. Tapi, kita kan diajar untuk memberikan selamat kepada orang yang sedang sukses atau bahagia? Ya benar, tapi kadang-kadang ucapan selamat itu tidak diikuti rasa bahagia yang sesungguhnya dari dalam hati.

Susah liat orang senang, senang lihat orang susah.
Ungkapan yang umum sekali kita dengarkan. Jangan sampai kita demikian.

Memang sulit, apalagi mungkin rival atau orang yang sering dibanding-bandingkan dengan kita meraih suatu kesuksesan. Mungkin tanpa sadar kita sering iri atau malah merasa rendah diri, minder. Atau kadang pula malah berprasangka buruk. Jangan-jangan .....

Ini lebih sulit sepertinya daripada meminta maaf atau mengucapkan terima kasih.
Tapi ini adalah hal yang perlu kita latih dan kembangkan. Ketika ada orang lain yang sukses, apalagi itu pesaing kita, ikutlah berbahagia, ucapkan selamat dan jangan lupa jadikan motivasi. 

Bukan kah rasa iri atau rendah diri itu bisa diubah menjadi sesuatu yang lebih positif yaitu motivasi?
Jika orang lain bisa, maka kita juga pasti bisa. 
Ketika ada orang yang lebih baik dari kita, maka kita harus akui itu. Tapi bukan berarti kita menyerah. Kita juga pasti bisa kok, asal kita berusaha.

Ikut merasa bahagia ketika orang lain bahagia akan membuat hati kita menjadi lega, lebih lapang sepertinya. Suatu tanda kebesaran hati yang mungkin tak semua orang miliki.

Jadi gitu yah guys wkkw
Ini adalah sharing dari perspektif saya pribadi, juga sebagai pengingat untuk saya pribadi. Jika ada kesalahan maka mohon dimaafkan heehee
Semoga bisa menjadi pengingat kita bersama.

Selamat tahun baru !!!

See ya at [enam belas]
Cheers,
Em 🙆