Monday, 12 May 2025

[sembilan puluh tujuh] maybe the point is just choosing to stay ..

maybe the point is just choosing to stay, no matter what.

this is gonna be a short one.

Pagi ini karena libur, saya dan seorang teman pergi berolahraga pagi, jalan pagi sih lebih tepatnya hehehee sepanjang jalan kami banyak bercerita, topiknya beragam apa saja, dari yang viral di sosial media, aktivitas kemarin apa saja, sampai cerita random yang muncul karena melihat sesuatu di jalan. Seru. Kemudian, ketika di jalan pulang, ada momen di mana ceritanya habis atau mungkin juga sudah lelah, lalu kami diam-diam saja sambil melihat handphone masing-masing atau melihat ke arah kaca jendela mobil yang kami tumpangi

Sebagai seorang yang cukup peka (malah kadang-kadang terlalu peka menurut saya hmmm), suasana hening itu kadang-kadang membuat menjadi canggung. Kemudian, saya jadi berandai-andai, apakah karena ada momen diam-diaman ini berarti saya dan teman saya tidak akrab atau tidak cocok? nampaknya tidak juga. Apakah saya jadi tidak berteman lagi dengan dia? nampaknya tidak mungkin juga. Karena, sepertinya, seorang teman yang baik adalah teman yang tetap ada seperti apapun kondisi teman dan pertemanannya. (Disclaimer: we're not talking about criminals, toxic, and other "clearly need to avoid" things).

Kita berteman untuk berteman. 

Begitupun di hubungan lainnya.

Saya mencoba mengambil sebuah kesimpulan adalah, mungkin, kunci dalam semua hubungan yang bertahan itu adalah orang-orang di dalamnya memilih untuk tetap tinggal, apapun keadaannya. Kadang keadaannya buruk, kadang keadaannya baik, kadang keadaannya seru, kadang keadaannya awkward, kadang kita lelah, kadang mereka lelah, kadang kita excited, kadang mereka excited. Just be there, accept, compromise, understand. Nothing lasts forever. 

Stay as long as you can ..

See you at [sembilan puluh delapan]

Cheers,

Em🙆




Sunday, 11 May 2025

[sembilan puluh enam] ternyata jalan yang tidak familiar itu ..

Ternyata, jalan yang tidak familiar itu sulit dan terjal, meskipun kita tahu ujungnya ada bahagia yang lebih luhur.

Pilihan, kalau ada 2, akan ada yang lebih familiar dimana akan dipilih oleh lebih banyak orang alias mayoritas. Dan akan ada yang lebih tidak familiar dimana hanya akan dipilih oleh segelintir orang alias minoritas.

Bukan benar dan salah. Ini hanya sebuah pilihan, tentu dengan konsekuensinya masing-masing.

Terkadang dan ternyata, pilihan yang tidak familiar itu lebih sulit dijalani. Sulit dijelaskan dan sulit dipahami orang lain.

Sekali lagi, bukan berarti pilihan itu salah. Itu hanya tidak familiar.

Begitu dulu terkait ini, kalau sudah agak lengkap puzzle nya baru akan diuraikan kembali.

Have a blessed weekend.

Sampai ketemu di [sembilan puluh tujuh]

Cheers,

Em 🙆🏻‍♀️

Sunday, 4 May 2025

[sembilan puluh lima] welcome to the club for the 95s

Yaaak hari ini mau melanjutkan tradisi (eaa) yang sudah dilakukan selama hmmm mungkin 5 atau 6 tahun terakhir kali ya hahahaa pas sekali ya ini post ke 95 untuk saya yang lahir di tahun 95 hahahaa

So, welcome to the club of 30s for myself wkwkwkk dilihat dari sisi manapun ini adalah pertambahan usia, daripada "meratapi" dekade usia yang baru ini, kayaknya lebih patut untuk disyukuri bahwa masih diberi waktu sejauh ini.

Kalau ditanya rasanya apa? Ya sama aja seperti hari-hari sebelumnya. Bukan berarti ketika usia 30 langsung mendadak kaya raya gitu trus ga kerja wkwkwk ga juga kan. Untungnya hari ini hari Minggu jadi ga kerja, kalau hari ini weekdays, ya masuk kantor juga hahahaaa

Tapi, memang, karena ini adalah momentum, serupa dengan tahun baru atau perayaan sejenis lainnya, maka menjadi waktu yang tepat untuk refleksi dan introspeksi, apalagi hari ini tidak spesial buat semua orang, ya ga si hehee. 

Pertama-tama (padahal udah paragraf ke-5 hahaa), selamat ulang tahun buat saya sendiri, selamat memasuki dekade yang baru yaa, wishesnya nanti di bawah, mau cerita yang lain dulu.

Jadi, sebenarnya, ulang tahun kali ini cukup berbeda secara personal, kenapa bisa demikian? karena di beberapa waktu, saya merasa momen quarter life crisis itu malah muncul di jeda perpindahan usia dari 29 ke 30 ini. Banyak sekali, saya ulang, banyak sekali, pertanyaan, kebingungan, keresahan yang suka berujung pada kekesalan yang malah muncul di hampir setahun belakangan. Penyebabnya apa? Tidak tahu juga. Selalu berusaha meng-absorb itu semua dulu, (meskipun tidak jarang jadi mengubek emosi), tapi kemudian mulai melihat dari sisi-sisi yang berbeda. Hingga sejauh ini kesimpulan yang saya ambil adalah mungkin ini adalah fase belajar yang baru. Mungkin fase ini saya alami 4-5 tahun lalu kemudian mengalami fase stabil hingga sekarang. Tapi kan, kita tau bersama tidak ada yang kekal adanya. Nah, mungkin agak syok karena udah lama ga ngalamin, kayaknya sih gituu wkwkkwwk, jadi mungkin sependek analisis dan perkiraan saya ini adalah fase belajar yang baru, yang seperti fase belajar pada umumnya itu banyakan susahnya daripada gampangnya, banyakan gagalnya daripada berhasilnya, banyakan hambatannya daripada lancarnya. Tapi, saya tau juga, kalau di fase belajar sebelumnya saya berhasil dan bisa sampai sekarang, maka di fase belajar yang sekarang saya juga pasti bisa. Syaratnya sesederhana, asalkan mau belajar. Jadi, di momen yang baik ini, refleksi utama saya adalah belajar lagi, dengan tenang, dan tekun. 

Di aspek kehidupan lain pun, masih banyak yang harus ditingkatkan. Tapi memang semua tentang belajar. Belajar hidup lebih sehat, lebih waras, dan lebih sadar. Belajar punya pola hidup termasuk di dalamnya pola makan dan pola tidur yang sehat. Belajar memiliki pola gerak yang baik misalnya pergi olahraga yang rajin. Belajar mengatur perasaan, emosi, stres, kejengkelan. Belajar lebih hadir di sini dan saat ini. Tak lupa pula, belajar merawat diri misal pake skin care wkwkwkw. Karena pilihan katanya masih 'belajar' maka tentulah ini sebuah proses yang masih berjalan. Dan mungkin akan terus berjalan sampai seterusnya. 

Di sisi lain, tahun ini juga adalah tahun merayakan keberanian. To embrace the fear (ciaelah). Berani menghadapi ketakutan yang selama ini ditakuti yang entah apa alasannya. Berani bertindak selayaknya orang besar wkwkw sotoy kali aku ini, padahal cuma ke dokter gigi doang hahahaa but I do appreciate it wkwkwk 

Ya begitulah kira-kira highlightsnya hahahaha beneran udah tua yak wkwkwk toa mi ramang hahahaa

Jadi, aspirasi atau wishes ulang tahun kali ini adalah lapangkanlah selapang-lapangnya ruang untuk belajar, ruang untuk menerima, ruang untuk mindful, ruang untuk melihat diri sendiri dan sekeliling, ruang untuk berbahagia, ruang untuk cinta kasih, dan ruang untuk memperbaiki diri. 

Semoga selalu menjadi dan diketemukan dengan hal-hal baik. Terima kasih sudah berusaha dan selamat untuk semua yang sudah dicapai sejauh ini.

Make your heart wide, as wide as an ocean that holds the rain. 

Make your mind clear, as clear as the sky without clouds. 

Selamat berproses kembali dan selalu.

Sampai ketemu di [sembilan puluh enam]

Cheers,

Em🙆