Thursday, 4 May 2023

[tujuh puluh empat] penanda waktu

Whatever happens, today will always be a special day

Halo semuanya,

Happy birthday to me! Wkwkwkw

Sudah lupa sejak kapan, tapi beberapa tahun belakangan ini, setiap ulang tahun (atau momen ulang tahun) pasti digunakan untuk menulis sesuatu. Anggap saja semacam refleksi (atau resolusi?), ya semacam itulah

Transformasi ulang tahun dari tahun ke tahun, dari dulu waktu kecil, sekolah, kuliah, sampai besar kayak sekarang, selalu membawa kesan tersendiri. Menurut saya, ulang tahun ini agak aneh, setiap dekat hari ulang tahun pasti excited, dan pada hari ulang tahun ini rasanya aneh hahaha mungkin karena hari ini adalah hari biasa saja bagi orang lain, tapi bagi saya agak beda gitu rasanya wkwkkw. Yang anehnya, saya excited tiap ulang tahun, tapi gelisah karena takut diapa-apakan hahhahaa (geer beut dahh).

Saya termasuk orang yang cukup tertutup masalah ulang tahun ini. Tidak mengumumkan, tidak memposting juga kecuali memang ada momen bersama teman-teman. Postingannya pun biasanya bukan di hari ulang tahunnya, tapi ketika menutup hari di malam harinya, keesokan harinya atau bahkan setelahnya wkkww. Bingung juga kenapa, mungkin memang seperti itu. 

Setelah dipikir, ulang tahun ini tidak berbeda dari penanda waktu. Tahun, bulan, hari, jam, menit, detik. Serupa. Ulang tahun sesungguhnya bukan satu hari, tapi hanya satu momen yang menandai kita lahir, ketika udara menyentuh kulit pertama kalinya. Sesingkat itu. Jadi, ulang tahun adalah penanda waktu untuk masing-masing dari kita, penanda durasi lamanya kita sudah hidup, berada di dunia ini.

Ulang tahun akan selalu istimewa bagi pemiliknya, terlepas dari apa yang terjadi hari itu. Ada ucapan tidak ada ucapan, ada perayaan tidak ada perayaan. Tidak berdampak terlalu signifikan. Dia istimewa sebagai penanda waktu yang personal, sama seperti ketika jarum panjang menunjukkan angka dua belas, menunjukkan jam tertentu. 

Masih sama seperti tahun sebelumnya, ulang tahun masih kulihat sebagai momentum yang baik untuk me-refresh kembali tekad. Di depan ada tujuan yang besar, yang memang, masih sangat jauh, entah berapa kehidupan lagi, tapi tak apa, we're on the right track buddy. Keep it up dan berjuang. 

Sampai hari ini masih bersyukur karena selalu bertemu orang-orang yang baik. Couldn't ask for more, I'm truly thankful for that. Buat kalian, you know who you are :)

Happy twenty eight, buddy! 

Semoga dilimpahkan banyak kebaikan-kebaikan yang bisa ditularkan ke orang-orang. Tetap berjuang ya! 

One of my favorite wishes of this year is : semoga semakin bijak dan bajik :)

Sampai ketemu di [tujuh puluh lima],

Cheers,

Em 🙆

Wednesday, 3 May 2023

[tujuh puluh tiga] a piece of puzzle

we are like a piece of puzzle, a part of a very big big puzzle, contributing as a little piece to complete the whole picture in the puzzle

Halo again, 

rasanya lagi pengen nulis ini wkwkkw jadi mari kita bereskan draft ini satu per satu hahaha *padahal ini draft baru wkkwkw

Jadi, berbicara tentang kontribusi atau peran, kadang-kadang dalam apa yang kita kerjakan, kita sering merasa (jika menurut anda tidak, maka ganti kata kita dengan saya hahaha) bahwa kita ini tidak penting. Mungkin di kantor posisi kita tidak terlalu tinggi atau pekerjaan kita tidak berarti apa-apa. Tapi tahukah anda bahwa itu benar? Wkwkwkw bercanda guyss. Pikiran itu wajar saja, manusiawi. Ketika mungkin dalam satu kelompok kita merasa kok kita tidak berkontribusi apa-apa ya, orang lain mungkin mengeluarkan ide-ide yang cemerlang, tapi kita kok buntu. 

Tapi ternyata tidak demikian.

Sekecil apapun, seremeh apapun yang kita kerjakan tetaplah merupakan kontribusi untuk sebuah pekerjaan besar. Tidak mungkin seseorang dapat bekerja seorang diri. 

Dari kita lahir sampai kita selesai nanti, pasti ada bagian kontribusi orang lain dalam hidup kita, dalam apa yang kita lakukan, dalam setiap pencapaian kita.

Sebut saja rumah sakit misalnya. Seorang teman menceritakan ini, lalu saya pikir haa ini adalah cerita yang tepat untuk topik ini hahahaa jika dia baca dia pasti tau kalau ini dia yang menceritakan. Jadi, kadang-kadang orang berpikir kalau peran paling penting dalam rumah sakit itu adalah dokter. Tentu, kalau gak ada dokter, bagaimana bisa disebut rumah sakit, betul tidak? Tapi, kalau kita liat lagi, coba cari pekerjaan yang perannya paliiiiiing kecil dalam rumah sakit. Hmm sebut saja OB atau laundry. Coba bayangkan kalau tidak ada OB betapa terobrak abriknya rumah sakit kan? Tidak ada yang membersihkan. 

Pesannya apa?

Nasi goreng satu kayaknya enak wkwkkw bercanda mulu gaes

Artinya, betapa kecil pun kita merasa peran kita dalam apa yang kita kerjakan, tidak usah khawatir, karena we're working on our own small piece of puzzle. Kita ini sedang menyelesaikan sepotong puzzle kecil. Jika tidak dikerjakan dengan baik, jika potongan itu tidak menempati tempat yang seharusnya, puzzle utuh tidak akan terbentuk. Kerjakan dengan baik, cause we're doing a great big thing here. Jangan merasa kecil dan sepele, jika sesuatu yang kecil bisa dikerjakan dengan baik, dia tetap akan bermanfaat. Dan mungkin, menjadi mula untuk potongan puzzle yang lebih besar.

Sebaliknya, jangan lah kita meremehkan peran atau kontribusi orang lain. Sekecil apapun yang mereka lakukan. Sebuah puzzle besar hanya bisa terselesaikan jika setiap potongan-potongannya dikerjakan dengan baik dan diletakkan di tempat yang tepat.

Jadi begitu ya gaes, kira-kira filosofi puzzle dari pandangan saya yang abal-abal ini hahahaa

Intinya selalu lakukan yang terbaik dan selalu hargai peran atau pekerjaan orang lain (note to maisyelf).

Demikian. Sampai ketemu di [tujuh puluh empat]

Cheers,

Em🙆