Hey hey hey, it's been the end of October, yet has posted anything for this month wkwk so this will be the one.
Jadi, bahasan hari ini itu soal prioritas. Beberapa hari belakangan sempat berpikir hal-hal yang menurut saya penting tapi ternyata setelah bertanya-bertanya, hal-hal tersebut belum tentu penting juga untuk orang lain. And then, fully realised that the things that matter are closely related to one's priority. Sehingga judul di atas menjadi seperti itu. Apa yang penting menurut kita belum tentu penting menurut orang lain. Kenapa bisa? Tentunya pasti banyak hal yang menjadi faktor. Setiap dari kita pasti punya latar belakang yang berbeda, kepribadian yang berbeda, dan kesukaan yang berbeda. Dari ketiga hal itu saja bisa berujung pada banyak nya hal-hal yang berbeda jika berbicara tentang prioritas, tentang apa-apa saja hal yang penting.
Di sisi lain, setelah berpikir juga beberapa waktu lalu, I kinda mislead between what does matter and what is good. Agak rancu sedikit. Jadi, dalam frame berpikir saya, hal-hal yang saya anggap penting adalah hal-hal yang menurut saya baik. Sehingga, agak sedikit mengganggu ketika hal-hal yang saya anggap penting itu tidak dianggap penting oleh orang lain, karena justifikasinya adalah hal itu adalah hal yang baik tapi kenapa menjadi hal yang tidak penting. Padahal, sebenarnya, setelah dipikirkan kembali, penting dan baik itu adalah dua hal yang berbeda. Hal yang baik tetaplah hal yang baik terlepas dari dia penting atau tidak penting. It's kinda value of something. Sedangkan sesuatu yang penting atau mendesak itu menjadi urusan prioritas, urutan. Jadi, di titik itu, cukup bisa memahami, meskipun tak tau juga lah ini benar apa ndak hahahaha intinya, setidaknya tidak terlalu terkekang dengan pola pikir yang kaku. Perbedaan itu lumrah, prioritas itu bisa berbeda, tapi hal-hal yang baik maka biarlah dia tetap menjadi hal yang baik terlepas itu penting atau tidak.
Karena, pernah ada suatu pemikiran, bahwa jika suatu hal itu penting dan baik menurut saya dan tidak penting (tapi belum tentu tidak baik) menurut orang lain, maka tidak ada suatu yang pakem yang bisa dipegang untuk diperjuangkan, karena toh bagi orang lain itu tidak penting, so nothing does really matter. However, I lost the point of goodness. Maka dari itu, kesimpulan yang saya ambil akhirnya adalah bisa jadi tidak ada yang benar-benar penting absolut untuk semua orang di dunia ini. Karena prioritas bisa berbeda. Tapi, jika saya meyakini suatu hal adalah baik, maka terlepas itu penting atau tidak penting, untuk saya ataupun untuk orang lain, maka hal baik itu tetaplah harus dipegang.
Cause nothing does really matter, what does matter doesn't really matter, what if it's good, even if it doesn't matter, it will be still good, however.
A simpel short note for me as another reminder.
I'll see you at [enam puluh dua tiga]
Cheers,
Em🙆