Friday, 21 June 2019

[sembilan] the more you give, the more you receive

"the more you give, the more you receive"
Anonim

Akhirnya keluar juga setelah sekian lama hihii ..
Entah mengapa kemaren-kemaren rasanya belum punya ide yang pas buat nulis tentang topik ini. Sekarang baru muncul idenya. Yuks!

Guys, mungkin kalian sudah familiar dengan kalimat di atas 'the more you give, the more you receive'. Bagi saya sendiri, kalimat ini menjadi salah satu prinsip hidup yang mengingatkan bahwa apa yang dilakukan tidak semata-mata untuk diri sendiri, tetapi harusnya bermanfaat bagi orang lain pula. Oh iya, pernah suatu hari saya dan teman saya memiliki sebuah percakapan singkat seperti ini. "Hei, kamu itu kadang-kadang terlalu baik sampai sering dimanfaatkan oleh orang lain.", kata teman saya. Saya tahu saat itu kami hanya berbincang ringan sehingga saya pun nyeletuk "Ya tidak apa-apa, setidaknya saya masih bisa bermanfaat untuk orang lain hahahaa." Kadang-kadang kita hanya melihat sesuatu dari satu sisi dan mungkin kelihatannya buruk, tapi ketika kita mencoba melihat dari sisi yang lain, yang lebih unik, maka mungkin kelihatannya menjadi lebih baik. Ya, kenyataannya memang seperti itu bukan? Atau bukan? Hehehee

Nah, pola pikir manusia memang kadang-kadang menjengkelkan, hmmm, hanya mau untungnya saja, mau enaknya saja. Saya yakin ketika ditanya "Pilih yang mana, dikasih uang 100 juta atau harus mengeluarkan uang 100 juta" maka sebagian besar orang akan memilih dikasih uang 100 juta. Yes, most people want to receive many and sometimes forget to give more. Kita tidak berpikir jauh bahwa ketika kita mengeluarkan uang 100 juta bukankah artinya uang yang kita miliki lebih dari itu? Bahkan mungkin saja jauh lebih banyak dari itu? 

Manusia memang penuh perhitungan. Selalu menghitung kira-kira berapa keuntungan yang diperoleh jika mengeluarkan sekian banyak. Menghitung berapa balasan yang diterima jika memberikan sekian jumlah. Mungkin kita terlalu sering belajar matematika sampai lupa belajar biologi. Kita terlalu tekun belajar penjumlahan dan perkalian sampai lupa bahwa buah mangga hanya bisa dipetik dari pohon yang tumbuh dari biji atau bibit mangga. 

Bukankah alam sudah mengajarkan semuanya? Memang kadang-kadang manusia itu kurang peka. Wkwkwk. 

Karma does exist, hukum alam berjalan sebagaimana adanya secara universal. The more you give, the more you receive adalah salah satu kalimat yang mencerminkan hal ini. Ketika kita ragu untuk memberi, ketika kita segan untuk membantu, ingatlah kalimat ini kawan. Semua itu akan kembali kepada kita, tak akan salah, tak akan meleset, tak akan terlambat, tak juga terlalu cepat. 

Belum lama ini, saya seolah dijitak oleh teman saya sendiri hehee ia ingin memberi saya sesuatu, namun karena saya merasa segan saya pun menolaknya dengan tujuan yang baik. Setelah dipikir kembali ternyata saya menutup kesempatannya untuk memberi. Ah, dasar aku. Maaf ya, I should not do that. Saya pun berpikir mungkin saja pemberian itu merupakan hasil dari pemberian saya kepada orang lain dahulu kala. Oleh karena itu, saya pun seharusnya memberinya kesempatan untuk 'menanam' kebaikan melalui niat baiknya memberikan sesuatu kepada saya.

Not going to long, saya pribadi sangat yakin apapun yang terjadi, apapun yang saya terima tidak lain tidak bukan adalah hasil dari apa yang pernah saya perbuat sebelumnya. Semakin banyak yang kita berikan (secara ikhlas tentunya), maka semakin banyak pula yang akan kembali kepada kita. Eits, tentunya harus yang baik-baik yaa hehee 

Salam kebaikan :)
See ya at [sepuluh]

Em 🙆